AFSI Dorong Integrasi Halal Tech dan Blockchain untuk Optimalisasi ZISWAF

Jakarta, 26 November 2025 – Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) telah menyelenggarakan Dialog Infinity dengan mengangkat tema krusial “Halal Tech for Social Good: Unlocking the Power of Blockchain for ziswaf”. Acara yang berlangsung di Ruang OJK Infinity Gedung Sumitro Djojohadikusumo ini bertujuan menjembatani dialog antara regulator, ekosistem digital syariah, dan lembaga amil zakat mengenai pemanfaatan teknologi blockchain demi meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

Kepala Eksekutif Kemitraan Strategis dan Pengembangan Manfaat AFSI, Bapak Jamil Abbas, menegaskan dialog ini sejalan dengan tujuan utama AFSI membangun ekosistem keuangan digital syariah yang inklusif. Secara spesifik, acara ini bertujuan mendorong sinergi dan inovasi, membantu lembaga ZISWAF mengoptimasi dampak social finance, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui adopsi blockchain. Dialog ini sejalan dengan tujuan utama AFSI, yakni membangun ekosistem keuangan digital syariah yang inklusif untuk mendorong sinergi dan inovasi, khususnya kali ini membantu lembaga ziswaf mengoptimasi dampak social finance dan meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui adopsi blockchain. Dukungan terhadap inovasi ini juga disampaikan oleh Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, Bapak Ludy Arlianto, yang melihatnya sebagai pendorong inovasi yang merupakan katalisator pertumbuhan keuangan digital syariah dengan pemanfaatan halal tech yang bertanggung jawab.

Gemini_Generated_Image_bx74r6bx74r6bx74

 

Irvan Nugraha, selaku CEO Rumah Zakat, menyebutkan bahwa berdasarkan data dari Outlook Zakat Indonesia 2021, Potensi zakat Indonesia mencapai Rp327,6 Triliun pada tahun 2020, namun realisasi dana zakat pada tahun 2023 baru sekitar 10% atau Rp32.321 Triliun. Rendahnya realisasi ini disebabkan oleh tantangan seperti kurangnya transparansi, akuntabilitas, dan digitalisasi yang belum optimal. 

Menanggapi ini, Bapak Salman Abdurrubi Perwiragama dari iBantu Solusi Syariah menjelaskan bahwa blockchain adalah solusi tepat karena kemampuannya menjamin data yang konsisten, tidak dapat diubah (immutable), dan aman dari manipulasi. Dampak utamanya adalah peningkatan akuntabilitas karena status pengelolaan dana dapat ditampilkan secara publik dan real-time; donatur akan menerima notifikasi otomatis real-time yang secara signifikan meningkatkan transparansi dan kepercayaan (muzakki).

Implementasi blockchain masih terhalang oleh belum adanya regulasi spesifik untuk LAZ dan biaya infrastruktur yang mahal, sehingga diusulkan pembentukan Konsorsium blockchain untuk berbagi sumber daya. Dialog Infinity AFSI ini diharapkan menjadi langkah awal yang konstruktif untuk menjembatani kebutuhan akan kepastian hukum syariah terhadap aset kripto, sekaligus memaksimalkan peran ziswaf sebagai pilar social good di Indonesia.

-SELESAI- 

MEDIA CONTACT 

Contact: Adinda Lia Analia, Sr. Staf Komunikasi dan Kemitraan (Asosiasi Fintech Syariah Indonesia/AFSI) 

Email: dinda@fintechsyariah.id